Rabu, 07 Juni 2017

RUQYAH RUMAH

Ruqyah Rumah

Tutorial ini bisa dilakukan untuk meruqyah tempat, gedung, kantor, tempat usaha dll. Ruqyah ini ditujukan untuk memusnahkan sihir-sihir di rumah. Karakteristik terdapat sihir dirumah adalah rumah terasa panas, sering ribut dan banyak perselisihan.

Tehnik Ruqyah:

Lakukan Muqodimah Ruqyah
Ambil satu galon Air (bisa menggunakan galon atau air sebanyak 20liter) lalu bacakan Al Fatihah, 3Qul, Ayat Kursi, Al A’raf 117-122, Yunus 81-82 dan Thaha 69 dan tiupkan sebanyak 11x.

Minumkan 2 gelas, cipratkan dirumah 2 Gelas (Campur dengan satu ember Air), Mandikan 2 Gelas (Campurkan di bak mandi atau wadah).

Lakukan selama 11 hari, jika galon habis maka buat lagi dengan komposisi yang sama. Sebaiknya buat satu galon air husus.

Jangan heran jika tiba-tiba terdengar suara jeritan, melihat asap seperti ada sesuatu terbakar, mencium bau hangus, atau melihat mahluk-mahluk yang selalu mengejar-ngejar dialam mimpi (tikus, ular, cicak, semut dll) mati bergelimpangan. Itu salah satu tanda keberhasilan, Allah menunjukan sihirnya.

Tutorial dari Syaikh ben Halima ini, sudah dilakukan ratusan atau ribuan orang, dan tidak terhitung yang berhasil.

Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco
Bekam RAGA (Bekam RuqyAh dan GurAh)

Selasa, 06 Juni 2017

RUQYAH UNTUK AIN

Ruqyah untuk Ain

(Ustadz Anwar)

Berikut ini adalah tehnis rahasia mengembalikan Ain (penyakit dari mata dengki) kepada pendengki/pengirimnya. Perlu dicatat, bahwa ain adalah penyakit yang ditimbulkan oleh tatapan mata mahluk Allah (Jin dan Manusia) yang dengki kepada kita baik effect secara langsung ataupun tidak langsung.

Ciri-Ciri Penderita Ain :
1. Pusing yang berpindah-pindah.
2. Wajah pucat.
3. Banyak keluar keringat sering kencing.
4. Tidak nafsu makan
5. Kesemutan, kepanasan atau kedinginan pada bagian tubuh tertentu.
6. Detak jantung tidak teratur.
7. Rasa sakit yang berpindah-pindah pada bwah punggung dan bahu.
8. Merasa sedih dan tertekan.
9. Susah tidur malam hari.
10. Emosi berlebihan, paranoid dan marah yang tidak wajar.
11. Sering bersendawa dan sesak di dada.
12. Sering menyendiri, tidak bersemangat, malas, banyak tidur, dan masalah-masalah kesehatan lain yang sebabnya bukan karena faktor medis; Nangis tanpa sebab dan tidak berhenti-henti, yang tadinya penurut menjadi pembangkang, rewel dan sulit diatur, malas, bebal dan suka ngantuk.

Tehnis Ruqyah:
# Lakukan Muqodimah Ruqyah Lengkap.
# Baca surah Al Mulk Ayat 1 sampai ayat 4, dan ulang-ulang ujung ayat 3 dan ayat 4. Niatkan dan mohonkan kepada Allah untuk mengembalikan pengaruh Ain kepada pemiliknya saat itu juga.

Dalil:
diriwayatkan oleh Abu Abdillah At-Tayyahi, dimana dalam sebuah perjalanan ia mengendarai unta yang bagus sekali. Diantara rombongan yang mengiringnya terdapat seorang laki-laki yang hampir setiap saat memandang sesuatu pasti sesuatu itu rusak atau binasa. Saat abu Abdillah pergi ia menatap unta itu dan menatapnya hingga unta itu bergetar dan roboh, dan saat Abu Abdillah diberitahu tentang ini dia mencari laki-laki pembuat ain itu dan berdiri dihadapannya lalu berdo'a; "Dengan nama Allah, yang tertahan akan tertahan, batu-batuan tetap mengering, bintang berekor tetap bersinar, kubalikan 'ain itu kepada pemiliknya dan kepada orang yang paling menyukai 'ain tersebut. Lalu ia membacakan Firman Allah;

 فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِنْ فُطُورٍ

ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ

Artinya;
"...Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah". (Al Mulk 3-4)
Kedua bola mata laki-laki itu keluar dan unta itu berdiri dalam keadaan sehat wal afiat.

Menjaga Bahaya Ain:
Membaca
“Audzubikalimatillahi tammati mingkully syarima kholak”, Mengucap “MashaAllah”, Memelihara Hati dari Dengki dan Marah.

Semoga bermanfaat
Salam Bekam RAGA (Bekam RuqyAh dan GurAh)

Senin, 29 Mei 2017

HUKUM BEROBAT KE DUKUN

HUKUM BEROBAT KE DUKUN





Bismillah...

Hukum Berobat ke Dukun dan Ciri-ciri Mereka

Islam adalah agama yang sempurna, ajarannya pun paripurna.. Setiap ada permasalahan dalam Islam pasti ada solusinya syar'inya. Begitu pula dengan penyakit, Allah menurunkannya beserta obatnya.

Ruqyah syar'iyyah adalah metode pengobatan ala Nabi atau Thibbunabawi yang dianjurkan dalam Islam untuk menangani masalah gangguan jin dan sihir serta obat untuk segala penyakit.

Karena jarangnya dibahas tema ini, banyak seorang muslim yang sakit terjerumus dalam kubang kesyirikan.

Mereka yang solat 5 waktu, yang rutin tilawah setiap hari, yang rajin sedekah, dan melakukan amal ibadah lainnya, seketika semua amal tersebut terhapus oleh satu perbuatan syirik denganR mendatangi dukun.

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa mendatangi peramal lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari.”

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang diucapkannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Abu Daud).

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: “Jika kamu berbuat syirik, niscaya akan terhapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi” (Qs. Az Zumar: 65).

Innalillah, ingatlah baik-baik bahwa dosa mendatangi dukun saja tidak diterima ibadahnya selama 40 hari, bertanya  kemudian membenarkan kata-katanya berarti telah kafur pada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Alhamdulillah, dengan gencarnya dakwah tauhid. Sehingga banyak umat yang tidak berniat mendatangi dukun, berusaha untuk ikhtiar secara syar'i dengan pergi ke ustadz atau kyai, tapi justru dalam prakteknya banyak melakukan peyimpangan dan berbau kemusyrikan.

Namun para dukun-dukun muta'khirin kini banyak yang berevolusi dengan berbagai nama yang terkesan "putih" dan lebih modern. Apapun nama mereka; dukun, paranormal, grandmaster reiki, guru besar ilmu batin, guru besar ilmu tenaga dalam, guru besar ilmu hikmah, guru ilmu metafisik, mereka adalah wakil-wakil syaithan yang akan merusak akidah anda.

Ada juga para dukun yang berkedok agama dengan menamakan diri mereka kyai, habib, atau ustadz (padahal dukun). Menjadikan agama sebagai tameng untuk melanggengkan praktek mereka.

Supaya kita tidak terjerumus ke dalam praktek-praktek kemusyrikan para dukun, berikut ini, penulis paparkan ciri-ciri ruqyah syar'iyyah dan ruqyah syirkiyyah atau dukuniyah yang harus kita ketahui meskipun mereka adalah seorang yang bergelar ust atau kyai.

Ciri-ciri Ruqyah Syar'iyyah:
1. Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an, do’a sesuai hadits dan do'a yg bisa difahami. Menggunakan bahasa Arab kecuali jika tidak mampu menggunakannya.

2. Tidak bergantung pada ruqyah karena ruqyah hanyalah sebab yang dapat berpengaruh atau tidak.

3. Isi ruqyah jelas maknanya.

4. Tidak mengandung do’a atau permintaan kepada selain Allah (semisal kepada jin dan setan).

5. Tidak mengandung ungkapan yang diharamkan, seperti celaan.

6. Tidak menyaratkan orang yang diruqyah mesti dalam kondisi yang aneh seperti harus dalam keadaan junub, harus berada di kuburan, atau mesti dalam keadaan bernajis.

7. Dan tidak mengandung pelanggaran syari'at seperti menyentuh secara langsung pasien yg bukan muhrim tanpa alas, dll.

Sebagaimana dinukil dari Fathul Majid, Imam As-Suyuthi berkata, “Ruqyah itu dibolehkan jika memenuhi *tiga syarat:*Bacaan ruqyah dengan menggunakan ayat Al Qur’an atau nama dan sifat Allah. Menggunakan bahasa Arab atau kalimat yang mempunyai makna (diketahui artinya). "Harus yakin bahwa ruqyah dapat berpengaruh dengan izin Allah,*bukan dari zat ruqyah itu sendiri.”

Sementara ciri-ciri ruqyah syirkiyyah atau dukuniyah:
1. Menanyakan nama pasien dan ibunya.

2. Meminta salah satu dari beberapa benda bekas yang pernah menempel dalam diri pasien.

3. Terkadang meminta hewan dengan kriteria tertentu untuk disembelih dengan tidak menyebut nama Allah padanya kemudian dilemparkan ke tempat tertentu atau dikubur ditempat tertentu.

4. Menuliskan mantera yang tidak dapat dipahami berupa huruf-huruf terputus disebuah kertas (jimat) atau dilempengan tembikar putih, lalu menyuruh pasien malarutkan dan meminumnya.

5. Memakai isim (tulisan Arab berupa mantera bahkan al Quran yang ditulis sungsang sebagai penangkal, perlindungan atau dianggap mendatangkan berkah tertentu.

6. Menyuruh pasien untuk mengurung diri disuatu ruangan yang tidak dimasuki sinar matahari untuk beberapa waktu tertentu.

7. Menyuruh pasien untuk tidak menyentuh air untuk waktu tertentu.

8. Memberi sesuatu kepada pasien untuk ditimbun dalam tanah, di halaman rumah atau ditempel di rumah.

9. Memberi pasien beberapa kertas untuk dibakar dan mengeluarkan asap.

10. Berkomat-kamit dengan kata-kata yang tidak difahami.

11. Terkadang orang tersebut (si dukun) memberi tahu pasien nama dan kampung halaman pasien tersebut. Serta permasalahan yang akan dikemukakannya.

12. Meminta mahar atau tarif tertentu yang tidak boleh dikurangi, atau tarif yang menyulitkan ummat.

13. Memakai mediasi manusia atau mentransfer penyakit ke hewan.

14. Mengeluarkan jin dengan jin lagi. Atau mengobati pasien dalam kondisi kerasukan jin. Jadi terapis kerasukan dan kadang terlihat berantem dengan makhluk yang tidak terlihat.

15. Menyuruh mandi dengan bunga tujuh rupa, mandi dengan air tujuh sumur, mandi dari air di tujuh mata air yang berbeda, atau bahkan tujuh lautan.

16. Memberi amalan wirid overdosis (ribuan hingga puluhan ribu) disertai puasa tertentu yang tidak pernah dicontohkan Rasulullah saw.

17. Melakukan pelecehan seksual, semisal memandikan pasien di tempat khusus, dll.

Muhibbukum fillah

Salam...
Bekam RAGA (RuqyAh dan GurAh)
085336441703

https://plus.google.com/103123038939731588899/posts/VnntiVnXPse

Jumat, 05 Mei 2017

HADIST RUQYAH SYAR'IYYAH

MEMINTA DIRUQYAH

PERTANYAAN :
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu..Ustadz, kita kan tidak boleh minta diruqyah.. ada ancamannya di akhirat (haditsnya tdk hapal).. akan tetapi bila minta tolong seseorang untuk meruqyah orang lain, apakah boleh? jazaakallahu khairan

✅ JAWABAN :
وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

1⃣ Tidak benar bahwa kita tidak boleh minta diruqyah, atau dalam bahasa Arab disebut dengan istirqâ' atau tholabur ruqyah. Hukumnya boleh dan tidak mengapa meminta ruqyah apabila memang ada hajatnya.

2⃣ Adapun jika yang dimaksud adalah hadits ini :

يدخل من أمتي الجنة سبعون ألفاً بغير حساب، قيل: يا رسول الله من هم؟ قال: الذين لا يرقون، ولا يسترقون، ولا يتطيرون وعلى ربهم يتوكلون. رواه البخاري ومسلم.

"Ada dari umatku 70.000 orang yang masuk surga tanpa dihisab.
Sahabat bertanya : siapakah mereka wahai Rasulullah?

Rasulullah menjawab : yaitu mereka yang tidak meruqyah (jampi²),tidak minta diruqyah dan tidak melakukan tathayyur (mengundi nasib dengan perilaku burung) serta mereka bertawakal thd Rabb mereka.
(HR Bukhari dan Muslim)

Maka, perhatikan penjelasan Imam an-Nawawi di bawah ini :

 المدح في ترك الرقى المراد بها الرقى التي هي من كلام الكفار، والرقى المجهولة، والتي بغير العربية، وما لا يعرف معناها، فهذه مذمومة لاحتمال أن معناها كفر، أو قريب منه، أو مكروه وأما الرقى بآيات القرآن وبالأذكار المعروفة فلا نهي فيه، بل هو سنة.

"Pujian dalam meninggalkan ruqyah maksudnya adalah ruqyah yang berasal dari perkataan orang-orang kafir dan ruqyah (jampi²) yang tidak dikenal (majhul) yang tdk berbahasa Arab serta tidak diketahui maknanya.

Ruqyah seperti ini adalah tercela, karena mengandung kemungkinan memiliki arti yang kafir atau dekat dg kekafiran. Setidak²nya makruh.

Adapun ruqyah dg ayat² al-Qur'an atau dzikir ² yang dikenal, maka tidak terlarang, bahkan sunnah.
(selesai)

Atau juga menurut Imam an-Nawawi bisa bermaksud utk menunjukkan keutamaan (AFDHALIYAH) saja, beliau berkata :

إن المدح في ترك الرقى للأفضلية، وبيان التوكل والذي فعل الرقى، وأذن فيها لبيان الجواز مع أن تركها أفضل، وبهذا قال ابن عبد البر

"Sesungguhnya pujian utk meninggalkan ruqyah adalah utk afdhaliyah semata, dan menerangkan rasa tawakal (yang kurang) bagi orang yang melakukan ruqyah. Dizinkan utk melakukannya sebagai keterangan akan bolehnya hal ini walaupun meninggalkannya adalah lebih afdhal. Demikian ini pendapat Ibnu Abdil Barr.
(selesai).

Setelah itu Imam Nawawi mengatakan :

والمختار الأول وقد نقلوا الإجماع على جواز الرقى بالآيات، وأذكار الله تعالى قال المازري: جميع الرقى جائزة إذا كانت بكتاب الله أو بذكره، ومنهي عنها إذا كانت باللغة العجمية، أو بما لا يدرى معناه، لجواز أن يكون فيه كفر...

"Pendapat yang terpilih adalah yang pertama. Para ulama bahkan ada yang menukilan adanya ijma (konsensus) atas bolehnya ruqyah dengan ayat² al-Qur'an dan dzikir² kepada Allah Ta'âlâ.

Al-Mâzirî berkata : seluruh ruqyah diperbolehkan apabila menggunakan kitabullah atau dzikir.

Dan ruqyah akan terlarang apabila menggunakan bahasa selain Arab atau yg tdk dipahami maknanya, karena adanya kemungkinan terkandung kekufuran di dalamnya. (selesai)

➖➖➖
PERTANYAAN 2 :
na'am ustadz.. artinya, minta diruqyah boleh, tapi tidak punya kesempatan masuk surga tanpa hisab..?

JAWABAN :
Itu pendapat sebagian ulama yang menganggap bahwa meminta diruqyah adalah bentuk kurangnya tawakal.
Tapi menurut Imam an-Nawawi, bahwa yang dimaksud meminta ruqyah dalam hadits tsb, adalah apabila ruqyahnya tidak syar'i.

Yang lebih utama adalah meruqyah diri sendiri.

Namun jika dalam suatu kondisi yang mendesak, maka tdk mengapa meminta diruqyah. Wallahu a'lam.

LARANGAN MEMINTA DIRUQYAH (2)

PERTANYAAN 3 :
kalau boleh ditegaskan lagi, bahwa yg tdk ada kesempatan masuk surga tanpa hisab itu, adalah yg minta ruqyah yg tidak syar'i, (dg jampi2) yg bukan dari ayat2 al-qur'an..

JAWABAN :
Itu ada riwayat yang memang melarang, sebagaimana dijelaskan Imam Nawawi di dalam Syarahnya...

 وأما قوله في الرواية الأخرى: يا رسول الله إنك نهيت عن الرقى، فأجاب العلماء عنه بأجوبة: أحدها: كان نهى أولاً، ثم نسخ ذلك، وأذن فيها وفعلها، واستقر الشرع على الإذن

Adapun sabda beliau di dalam  riwayat lain, (sahabat berkata), wahai Rasulullah, sesungguhnya anda telah melarang ruqyah.

Para ulama menjawab dg bbrp jawaban, diantaranya :

bahwa memang awalnya ruqyah dilarang, lalu dinasakh (dihapus hukum larangannya, dan diperbolehkan ruqyah dan mempraktekannya,kemudian syariat menetapkan kebolehannya.

Selain itu memang ada sejumlah ulama yang berpandangan meminta diruqyah itu MAKRUH, seperti pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan mayoritas ulama Nejd, seperti Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb dan murid² beliau, termasuk Syaikh Abdurrahman Nashir al-Barrak, yang memakruhkan istirqâ' (meminta diruqyah).

Syaikh al-Barrak berkata :

الاسترقاء هو طلب الرقية من الغير، وسؤال الغير فيه ميل إلى المخلوق واحتياج إليه وقد دلت النصوص على أن من كمال التوحيد عدم سؤال الناس، وقد بايع النبي صلى الله عليه وسلم جماعة من أصحابه رضوان الله عليهم على أمور منها: ألا يسألوا الناس شيئاً... كما جاء في صحيح مسلم (1043)، وفي ذلك تحقيق استغناء العبد عن المخلوقين، فالاسترقاء تركه أولى...

Istirqâ adalah meminta orang lain utk meruqyahnya. Sedangkan meminta orang lain, di dalamnya terkandung penyandaran kpd makhluk dan butuh thd mereka. Sedangkan banyak Nash dalil yang menunjukkan bahwa termasuk kesempurnaan tauhid adalah tidak meminta kepada manusia.

Nabi pernah melakukan baiat dg sahabat beliau atas bbrp perkara diantaranya adalah tidak meminta kepada seorangpun sebagaimana terdapat dalam hadits Muslim no 1043.

Di dalam hal ini, terdapat realisasi bentuk tidak butuhnya seorang hamba kepada makhluk.

Karena itu meninggalkan istirqâ adalah lbh utama...

Dan larangan di situ yg dijelaskan Ibnu Taimiyah adalah larangan lil karõhah (makrûh), bukan larangan lit tahrîm (mengharamkan).

Wallahu a'lam

Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco


#⃣

Kamis, 27 April 2017

SIHIR AL-JALBU WA AT-TAHYIIJU

SIHIR AL-JALBU WA AT-TAHYIIJU

Sihir Pelet/Asihan/Mahabbah/Ajian Jaran Goyang, Serta Tutorial Penghancurannya.

Bismillah..
Baru beberapa waktu lalu tersiar kabar seorang lelaki menyamar sebagai thalibul 'ilmi yang menggunakan sihir dalam memikat akhawat dan menikahi mereka tanpa wali yang kemudian mereka disia-siakan begitu saja...


Subhanallah dengan sihirnya banyak korban berjatuhan dari kalangan muslimah yang sangat menjaga kehormatan mereka... wallahul musta'an...

Qadarullah tadi pagi kami kedatangan tamu dari Cirebon yang juga menjadi korban pelet orang tak bertanggung jawab..

Bedanya muslimah ini sudah bersuami dan sudah berumur, bukan akhawat yang masih gadis dan muda belia...
PELAKU nya pun bukan seseorang yang menyamar sebagai thalib, melainkan seorang supir angkutan umum dari arah Cirebon-Indramayu yang telah menjadi langganannya...

Awal mula kejadiannya ibu tersebut diberi air mineral yang sudah dibuka segelnya oleh si supir...

Setelah meminumnya, jantung tiba-tiba berdebar sangat kencang, sesampainya di rumah ibu itu mual-mual, sulit untuk tidur, kepala pusing luar biasa, dan selalu terbayang wajah supir angkot tsb..

Tidak hanya itu, dadanya panas dan bagian intimnya terasa "nggeremet" seperti kesemutan hebat disertai rasa panas yang mengharuskan beliau bertemu dengan penyihir laknat tersebut.

Hingga sekarang yang dikeluhkan adalah kepala sakit, perut dan dada panas, dan masalah di kewanitaan yang tak kunjung sembuh...

Berbagai tenaga medis telah angkat tangan karena tidak bisa terdeteksi sama sekali..

Akhirnya beliau disarankan untuk diruqyah...

Saat datang ke rumah kami tadi pagi, langsung kami arahkan pengobatan pada sekitaran perut dan kepala...

Kami tunjuk area rahim dengan membaca doa-doa ruqyah yang disunnahkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam..
Dan tak berselang lama beliau pun tersungkur jatuh ke lantai...

Selanjutnya kami melihat beberapa ciri yang menandakan adanya pelet asmara warisan jawa kuno...

Saya curiga bahwa ajian yang digunakan adalah ajian jaran goyang yang menjadikan korbannya tak bisa mengendalikan diri seperti orang gila, cirinya kepala dan tulang belakang bergoyang-goyang layaknya kuda-kudaan dan ada ciri lain yang terlihat saat diruqyah..

Biasanya mereka menggunakan elemen air (مائي) atau api (ناري) untuk melancarkan sihirnya, walau sering juga menggunakan kemampuan pengarahan jiwa kepada korbannya..

Bunyi ajian jaran goyang adalah sebagai berikut :

"Niyat ingsun amatek ajiku sijaran goyang. Tak goyang ing tengah latar, cemetiku sodo lanang Upet upet ku lewe benang...
Tak sabetake gunung jugrug watu gempur Tak sabetake segoro asat Tak sabetake ombak gedhe sirep Tak sabetake atine si ....
Pet sidho edan ora edan sidho gendeng ora gendeng Ora mari mari yen ora ingsun sing nambani"..

Kami meruqyahnya dengan membacakan ayat-ayat berikut :

1.QS.Al-Hasyr ayat 21-24 sebagai perlawanan dan penghancuran atas mantra jaran goyang yang katanya bisa menghancurkan gunung...

2.QS.Ibrahim ayat 42-48 untuk mengobati hati yang hampa karena sihir dan mata yang terbalik untuk merindukan penyihir, di ayat 46 dan 47 diulangi berkali-kali untuk memperingatkan bahwa makar sihir tersebut amat sangat besar hingga gunung-gunung bisa lenyap karenanya (begitu juga karena kalimat kesombongan mereka yang katanya bisa membuat gunung hancur karena mantra mereka, samudra surut, ombak besar langsung terhenti)... hayati dalam hati lalu bagaimana jika Allah mengganti bumi ini dengan bumi yg lain ? Tentu semua yang mereka baca tak lagi berguna... karena bumi lain yang Allah ganti di hari itu adalah bumi yg datar tanpa ada tempat bernaung padanya... bumi yang gersang yang matahari didekatkan hingga sampai satu jengkal saja...

3.QS.Al-Baqoroh 102 dimana ayat ini adalah sebuah peringatan tentang besarnya dosa sihir.. dan sihir itu tidak akan bisa berfungai kecuali Allah yang mengizinkan.. tidaklah sihir dipelajari kecuali akan membawakan bahaya bagi orang yg mempelajarinya, dan tidaklah bacaan yang dibacakan mereka kecuali apa yang diajarkan para setan.. sedangkan apa yang dibaca kita adalah kalamnya Allah Ta'ala, Tuhan pemelihara alam raya ini...

Karena jin tetap membandel maka kami menggunakan metode tas'ith, yakni dengan memasukkan ramuan herbal ke dalam hidungnya..

Jin marah-marah dan mengancam berkali-kali.. walhamdulillah hujan turun lebat, maka kami tak sia-siakan kesempatan ini untuk mensinergikannya dengan ruqyah...

Di bawah tetesan hujan jin bereaksi loncat-loncat... sambil terus kami bacakan alAnfal ayat 11...

Terakhir kami berikan ibu itu Ajwa Sidr Gasimy dan Sehat Saraf sebagai wujud ikhtiyar yang maksimal dan tawakkal yang insya Allah disempurnakan...

Mengenal tentang sihir yang satu ini, adalah salah satu jenis sihir yang sangat berbahaya...

Pasalnya sihir jaran goyang adalah tingkatan sihir tertinggi yang melebihi ajian semar mesem di kalangan ilmu sihir jawa, dikarang oleh Ki Buyut Mangun Tapa, jaran Goyang sudah dibuktikan kejahatannya oleh para hamba nafsu ..

Sihir-sihir semacam ini sangat perlu diwaspadai...

Terutama bagi saudari-saudari kita yg belum menikah, karena bisa jadi dengan sihir ini mereka dapat kehilangan masa depannya karena MENYERAHKAN KEPERAWANANNYA TANPA SADAR...!!! wal'iyaadzubillaah..

Diantara tanda-tanda orang yg terkena sihir jenis ini:
1.Rasa panas di daerah vagina dan sekitarnya

2.Selalu terbayang wajah seseorang di hadapannya sambil memanggil-manggil namanya dengan penuh kerinduan

3.Hilang kesadaran dan keinginan kuat yang memaksanya berjalan ke tempat penyihir itu berada. Kapan pun dan dimana pun !

4.Tidak tenang hidupnya, selalu gelisah, tidak bisa tidur kecuali dengan air yang keluar dari penyihir tsb (maksudnya adalah air mani) Na'udzubillah..

5.Ketika pulang ke rumahnya, ia merasa seakan hanya mimpi belaka tanpa sadar dengan apa yang telah dilakukannya

Bagaimana sihir ini dilakukan ???

Ada beberapa versi

Yang pertama adalah versi jawa, salah satu contohnya adalah ajian jaran goyang.. sihir ini menggunakan lelaku/tetirah tertentu untuk melancarkan sihirnya (mohon maaf tidak bisa saya sebutkan di sini)...

Setelah ritual selesai, si penyihir membayangkan objek yang akan disihirnya.. maka akan didapati orang yang dia targetkan seperti orang gila yang tergila-gila mendatanginya dengan penuh kerinduan..

Kedua versi dukun putih..
Dalam melaksanakan ritual sihir ini, dukun biasa memakai kain berwarna biru yang belum dipakai sama sekali, lalu menuliskan mantra2 di atasnya serta menuliskan tholasim...

Kemudian dia mengundang para dedengkot jin agar memberinya pesuruh-pesuruh dari kalangan mereka, lalu ia menyebutkan nama gadis yg dimaksud (bisa pula memakai foto; maka berhati-hatilah bagi para gadis yg hobi memejeng foto..!!!) Agar gadis tsb hadir di tempat yg telah ditentukan...

Kemudian dukun itu membakar kain warna biru tsb di atas api yg tidak trlalu besar...

Ketika pembakaran telah sempurna, gadis malang yg ia sihir telah hadir di hadapannya dalam keadaan tidak sadar, lalu dukun/orang yg menyihir bisa bebas melakukan apa yg ia mau terhadap gadis itu...na'dzubillaah...

Pengakuan tukang sihir yg telah bertaubat:

"Kami membacakan 'azimah yg berbunyi:

وألقوا في فرجها نارا لا يطفئها إلا الماء النازل من ذكر فلان

Datangkanlah api di kemaluannya yg tidak padam kecuali dgn air yg turun dari kemaluannya si fulan (lalu menyebutkan nama laki2 yg dimaksud)...

Sungguh BIADAB ulah para dukun !!!

Bagaimana CARA PENGOBATANNYA ???

Sihir ini adalah jenis sihir yg terbatas oleh waktu, sehingga si korban akan tersadar di waktu yang telah ditentukan dan penyihir tsb butuh utk mengulangi ajian/ mantranya guna menghadirkan kembali sihir-sihir mereka !!

Langkah-langkah pengobatan:
1.Selalu membaca ayat kursi dengan penuh kerendahan diri dan keyakinan di hadapan Allah, terkhusus di saat ia merasakan gejala sihir jenis ini.

2.Baca selalu dzikir dan do'a-do'a ma'tsurat pagi dan petang, TERUTAMA DZIKIR PETANG, karena sihir ini tidak dilakukan kecuali di waktu malam !

3.Harus selalu suci/dalam keadaan wudhu' terutama di malam hari

4.Apabila sudah keterlaluan gejalanya, maka baca slalu ayat-ayat penghancur sihir:
Bacalah:

قال ما جئتم به السحر إن الله سيبطله إن الله لا يصلح عمل المفسدين

"Qoola maa ji'tum bihis-Sihr innallaaha sayubthiluh innallaaha laa yushlihu 'amalal musfsidiin"

Baca ayat dari surat Yunus ini di atas bejana sudah berisi air yg suci, minum tiga kali sehari dan sisanya utk mandi di tempat yg suci...

Mengapa Yang Mereka Incar Adalah Perempuan Baik-Baik ???

Biasanya untuk peningkatan derajat ilmu sihir mereka harus mencari banyak mangsa muslimah terhormat untuk mereka nodai, tak peduli wanita itu sudah punya suami atau masih perawan...

inilah kekejian tentara Iblis laknatullah...

Semoga Allah melindungi kita dan keluarga kita dari segala kejahatan makhluk-Nya...
Aamiiin..


Sumber :
Muhibbukum fillah
Abu Musyaffa (Ust. Muhammad Faizar Hidayatullah)
Artikel ustadz Faisal Reza
Artikel ustadz Subur Diaul Haq

Selasa, 14 Maret 2017

Deja Vu

Deja Vu

Deja Vu adalah perasaan ketika kita yakin pernah mengalami atau menyaksikan suatu kejadian sebelumnya, atau merasa peristiwa itu sudah pernah terjadi dan berulang lagi. Hal ini diikuti dengan perasaan familiar yang kuat, takut dan merasa aneh.

Apa itu Deja vu ..
Pengertian Deja vu adalah peristiwa dimana seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lampau. Individu merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah menyaksikan hal tersebut dalam mimpinya.

Apa saja Jenis Deja Vu itu
Deja vu menurut ahli psikologi terbagi atas 3 yaitu :
1. Deja Senti
Deja senti adalah jenis deja vu yang mengacu pada perasaan seseorang yakin terhadap hal terjadi saat ini telah dirasakan sebelumnya pada waktu lampau. Kesamaan perasaan ini menurut para peneliti membuat indivudu menganggap kedua kejadian berbeda waktu tersebut merupakan hal yang sama.

2. Deja Vecu
Deja vecu adalah jenis deja vu dimana seseorang sangat yakin terhadap kejadian yang sedang terjadi merupakan kejadian yang sama dan persis identik terhadap sebelumnya dan memunculkan spekulasi yang dia anggap 100 % akan terjadi setelahnya. Seseorang yang mengalami deja vecu akan beranggapan tentang mengetahui apa yang akan terjadi beberapa saat setelah kejadian.

3. Deja visite
Deja visite adalah jenis deja vu  yang mengacu pada perasaan mengenal tempat itu sebelumnya walaupun nyatanya tidak pernah dikunjungi secara langsung. Seseorang yang mengalami deja visite akan menganggap bahwa dirinya memiliki informasi tentang tempat tersebut secara pengamatan langsung oleh dirinya walaupun tidak pernah secara nyata ke tempat tersebut. Apabila deja vu anda adalah jenis deja visite, maka anda akan mengetahui letak suatu tempat atau keadaan tempat tersebut walaupun anda belum pernah ke sana.

Setelah mengetahui apa itu deja vu dan jenis jenis deja vu, ada baiknya kalau anda membaca juga apa penyebab deja vu dibawah ini:
1. Obat-obatan
Menurut para peneliti, deja vu disebabkan oleh hadirnya substansi psikotropika yang dapat mengganggu sistem saraf yang ada pada tubuh manusia sehingga menyebabkan gangguan penerimaan terhadap respon. Apa saja obat-obatan yang menyebabkan deja vu? Obat obatan itu adalah amantadine dan phenylpropanolamine. Adapun jenis obat lainnya yang tidak sebutkan akan tetapi apabila anda mencari tahu bahwa obat tersebut menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada bagian otak temporal maka dapat merupakan penyebab deja vu.

2. Penyakit Saraf
Penyakit pada sistem saraf yang dapat menyebabkan terjadinya deja vu adalah epilepsi dan  schizophrenia dan stress yang berlebih. Menurut penelitian terbaru, deja vu terjadi kerusakan terhadap lobus temporal bagian depan yang membuat penderita deja vu memiliki persepsi terhadap sesuatu itu telah terjadi telah mereka ketahui lebih awal.

3. Kepercayaan atau sistem pada otak anda
Banyak kepercayaan di dunia ini yang menghadirkan deja vu sebagai sesuatu seperti pesan dari alam gaib ataupun sebagai pertanda sebuah kejadian. Misalnya kecelakaan yang telah terjadi, mereka jadikan kejadian sebelumnya sebagai pertanda yang pasti.

4. Deja vu karena hal mistis
Deja vu karena adanya keterkaitan dengan makhluk halus seperti hantu, setan, jin dan lainnya merupakan hal yang paling dianggap sebagai sebuah kebenaran atau alasan utama dari deja vu. Masyarakat awam ketika terjadi deja vu umumnya akan beranggapan bahwa itu merupakan pesan dari Tuhannya ataupun dari makhluk halus. Hal ini memang berkaitan dengan poin nomor 3 diatas. Akan tetapi, Deja vu karena hal mistis tidak dapat dikesampingkan. Ada banyak kejadian diluar sana yang memang betul mengetahui hal yang akan terjadi beberapa saat atau bahkan beberapa hari sebelum kejadian dan diapun seakan-akan menyaksikan hal tersebut.

Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco

Senin, 06 Maret 2017

Ruqyah Mandiri

Ruqiyah mandiri

Ruqiyah untuk Ain
Berikut ini adalah tehnis rahasia mengembalikan Ain (penyakit dari mata dengki) kepada pendengki/pengirimnya. Perlu dicatat, bahwa ain adalah penyakit yang ditimbulkan oleh tatapan mata mahluk Allah (Jin dan Manusia) yang dengki kepada kita baik effect secara langsung ataupun tidak langsung.

Ciri-Ciri Penderita Ain :
1. Pusing yang berpindah-pindah.
2. Wajah pucat.
3. Banyak keluar keringat sering kencing.
4. Tidak nafsu makan
5. Kesemutan, kepanasan atau kedinginan pada bagian tubuh tertentu.
6. Detak jantung tidak teratur.
7. Rasa sakit yang berpindah-pindah pada bwah punggung dan bahu.
8. Merasa sedih dan tertekan.
9. Susah tidur malam hari.
10. Emosi berlebihan, paranoid dan marah yang tidak wajar.
11. Sering bersendawa dan sesak di dada.
12. Sering menyendiri, tidak bersemangat, malas, banyak tidur, dan masalah-masalah kesehatan lain yang sebabnya bukan karena faktor medis; Nangis tanpa sebab dan tidak berhenti-henti, yang tadinya penurut menjadi pembangkang, rewel dan sulit diatur, malas, bebal dan suka ngantuk.


Tehnis Ruqyah:
1. Lakukan Muqodimah Ruqyah Lengkap.
2. Baca surah Al Mulk Ayat 1 sampai ayat 4, dan ulang-ulang ujung ayat 3 dan ayat 4. Niatkan dan mohonkan kepada Allah untuk mengembalikan pengaruh Ain kepada pemiliknya saat itu juga.

Dalil:
diriwayatkan oleh Abu Abdillah At-Tayyahi, dimana dalam sebuah perjalanan ia mengendarai unta yang bagus sekali. Diantara rombongan yang mengiringnya terdapat seorang laki-laki yang hampir setiap saat memandang sesuatu pasti sesuatu itu rusak atau binasa. Saat abu Abdillah pergi ia menatap unta itu dan menatapnya hingga unta itu bergetar dan roboh, dan saat Abu Abdillah diberitahu tentang ini dia mencari laki-laki pembuat ain itu dan berdiri dihadapannya lalu berdo'a; "Dengan nama Allah, yang tertahan akan tertahan, batu-batuan tetap mengering, bintang berekor tetap bersinar, kubalikan 'ain itu kepada pemiliknya dan kepada orang yang paling menyukai 'ain tersebut. Lalu ia membacakan Firman Allah;

 فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَى مِنْ فُطُورٍ

ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ

Artinya;
"...Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu

yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah". (Al Mulk 3-4)
Kedua bola mata laki-laki itu keluar dan unta itu berdiri dalam keadaan sehat wal afiat.

Menjaga Bahaya Ain:
Membaca

“Audzubikalimatillahi tammati mingkully syarima kholak”, Mengucap “MashaAllah”, Memelihara Hati dari Dengki dan Marah.


Semoga bermanfaat
Salam santun
Adat Sukoco